Jumat, 20 Mei 2011

Mulai 2012, Suku Bunga Didasarkan SPN

Untuk pertama kalinya, pemerintah menetapkan suku bunga acuan yang digunakan dalam APBN adalah Surat Perbendaharaan Negara atau SPN dengan tenor tiga bulan. Dengan demikian, mulai 2012, suku bunga yang berbasis Sertifikat Bank Indonesia atau SBI tiga bulan tidak lagi digunakan.

Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Jumat (20/5/2011), saat menyampaikan pidato Penyampaian Pengantar atau Keterangan Pemerintah atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2012 di depan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Klick

Mulai 2012, Suku Bunga Didasarkan SPN

Untuk pertama kalinya, pemerintah menetapkan suku bunga acuan yang digunakan dalam APBN adalah Surat Perbendaharaan Negara atau SPN dengan tenor tiga bulan. Dengan demikian, mulai 2012, suku bunga yang berbasis Sertifikat Bank Indonesia atau SBI tiga bulan tidak lagi digunakan.

Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Jumat (20/5/2011), saat menyampaikan pidato Penyampaian Pengantar atau Keterangan Pemerintah atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2012 di depan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Klick

Manfaat bulu-bulu yang ada pada tubuh kita

Setiap apa yang ada didalam tubuh kita semuanya memiliki manfaat sendiri-sendiri contohnya adalah bulu dari ujung atas sampai bawah memiliki manfaat yang berguna sesuai dengan dimana tempat dia tumbuh.
langsung aja ke TKP gan
sumber

Manfaat bulu-bulu yang ada pada tubuh kita

Setiap apa yang ada didalam tubuh kita semuanya memiliki manfaat sendiri-sendiri contohnya adalah bulu dari ujung atas sampai bawah memiliki manfaat yang berguna sesuai dengan dimana tempat dia tumbuh.
langsung aja ke TKP gan
sumber

Kemilau Prospek Toko Perhiasan Perak

Boleh jadi, lantaran harga emas semakin mahal, banyak orang yang melirik perhiasan berbahan perak sebagai alternatif. Lagi pula, kendati turut menanjak, laju harga perak lebih stabil ketimbang emas. "Bisnis perak juga tidak mengenal musim sehingga harganya cenderung stabil," kata Asep Mustafa, pemilik Amani Silver, Bandung.Menurut dia, saat ini perak telah menjadi tren dalam dunia fashion. Karena itu, jika penjual bisa mengelola bisnis ini, keuntungan mencapai 100 persen bisa diperoleh. Selain sebagai perhiasan, perak juga bisa menjadi alternatif investasi berisiko relatif kecil dan modal terjangkau.

Perak asal Hongkong dan China

Potensi bisnis perak yang bisa tumbuh pesat itu menjadi alasan Asep menawarkan konsep kemitraan toko perhiasan perak , Amani Silver, pada Februari 2011. Saat ini Amani Silver menjual beraneka model perhiasan perak.

Berbeda dengan toko perak di Kota Gede, Yogyakarta, yang membuat kerajinan perak sendiri, Amani Silver hanya reseller. Toko ini menjual aneka kerajinan perak impor dari Hongkong dan China.

Nah, agar bisa menjadi mitra Amani Silver, Asep menawarkan tiga paket kemitraan. Pertama, paket A dengan investasi Rp 75 juta. Kedua, paket B dengan investasi Rp 100 juta. Ketiga, paket C dengan investasi Rp 125 juta. Nilai investasi tersebut belum termasuk sewa tempat, pajak, dan izin usaha.

Pada paket A, mitra akan memperoleh perhiasan perak sebesar 1,5 kg. Di paket B, mitra mendapat perhiasan perak seberat 2 kg. Mitra usaha Asep akan mendapat perak seberat 3 kg jika mengambil paket C. Selain perhiasan perak, mitra juga akan mendapat perangkat etalase, brankas, timbangan digital, seperangkat alat tulis kantor (ATK), hingga alat promosi.

Asep berjanji melatih mitranya yang tak mengerti soal perhiasan perak. Dia akan mengajarkan kepada mitra cara membedakan perak yang bagus serta cara menyepuh dan membersihkan perhiasan berbahan perak.

Asep menghitung, omzet per hari mitra bisa mencapai Rp 1,5 juta. "Asumsinya setiap hari bisa menjual lebih dari 50 gram," katanya. Sebagai catatan, saat ini harga jual perak berkisar antara Rp 25.000 dan Rp 30.000 per gram.Selanjutnya

Kemilau Prospek Toko Perhiasan Perak

Boleh jadi, lantaran harga emas semakin mahal, banyak orang yang melirik perhiasan berbahan perak sebagai alternatif. Lagi pula, kendati turut menanjak, laju harga perak lebih stabil ketimbang emas. "Bisnis perak juga tidak mengenal musim sehingga harganya cenderung stabil," kata Asep Mustafa, pemilik Amani Silver, Bandung.Menurut dia, saat ini perak telah menjadi tren dalam dunia fashion. Karena itu, jika penjual bisa mengelola bisnis ini, keuntungan mencapai 100 persen bisa diperoleh. Selain sebagai perhiasan, perak juga bisa menjadi alternatif investasi berisiko relatif kecil dan modal terjangkau.

Perak asal Hongkong dan China

Potensi bisnis perak yang bisa tumbuh pesat itu menjadi alasan Asep menawarkan konsep kemitraan toko perhiasan perak , Amani Silver, pada Februari 2011. Saat ini Amani Silver menjual beraneka model perhiasan perak.

Berbeda dengan toko perak di Kota Gede, Yogyakarta, yang membuat kerajinan perak sendiri, Amani Silver hanya reseller. Toko ini menjual aneka kerajinan perak impor dari Hongkong dan China.

Nah, agar bisa menjadi mitra Amani Silver, Asep menawarkan tiga paket kemitraan. Pertama, paket A dengan investasi Rp 75 juta. Kedua, paket B dengan investasi Rp 100 juta. Ketiga, paket C dengan investasi Rp 125 juta. Nilai investasi tersebut belum termasuk sewa tempat, pajak, dan izin usaha.

Pada paket A, mitra akan memperoleh perhiasan perak sebesar 1,5 kg. Di paket B, mitra mendapat perhiasan perak seberat 2 kg. Mitra usaha Asep akan mendapat perak seberat 3 kg jika mengambil paket C. Selain perhiasan perak, mitra juga akan mendapat perangkat etalase, brankas, timbangan digital, seperangkat alat tulis kantor (ATK), hingga alat promosi.

Asep berjanji melatih mitranya yang tak mengerti soal perhiasan perak. Dia akan mengajarkan kepada mitra cara membedakan perak yang bagus serta cara menyepuh dan membersihkan perhiasan berbahan perak.

Asep menghitung, omzet per hari mitra bisa mencapai Rp 1,5 juta. "Asumsinya setiap hari bisa menjual lebih dari 50 gram," katanya. Sebagai catatan, saat ini harga jual perak berkisar antara Rp 25.000 dan Rp 30.000 per gram.Selanjutnya

3 Langkah Mudah Trading Online di Marketiva

Berikut ini adalah 3 langkah mudah yang bisa anda lakukan untuk segera memulai trading online di Marketiva :

1. Buka Account, Download & Install Streamster Untuk Pendaftarn

2. Verifikasi Account Marketiva Untuk Verifikasi Account

3. Deposit Ke Marketiva Untuk Deposit

Jika sudah melakukan ketiga langkah diatas, anda sudah siap untuk Trading Forex, Funds, Indexes, dan Commodities secara online di Marketiva kapan saja dan dimana saja. Happy Trading. Semoga Beruntung